Home

Download

FAQ

Kontak

About Us

  • Facebook
  • X
  • Instagram
  • Telegram
  • Tumblr
  • LinkedIn
Customspedia

Customspedia

Ensiklopedia Bea Cukai Indonesia.

  • Pabean
    • Impor
    • Ekspor
  • Cukai
  • Fasilitas
    • Pembebasan Bea Masuk
    • Tempat Penimbunan Berikat
    • KITE
  • Pajak
  • Kupas
  • Post
    • Artikel
    • English
  • Kalkulator
    • Kalkulator IMEI
    • Kalkulator Barang Penumpang
    • Kalkulator Barang Kiriman
    • Kalkulator Impor
    • Kalkulator Sounding
  • Kurs
Search

Ketentuan Pengajuan Pemesanan Pita Cukai (CK-1/CK-1A): Syarat, Jadwal, Batas Jumlah, dan Konsekuensi Administratif

Ketentuan Pengajuan Pemesanan Pita Cukai (CK-1/CK-1A): Syarat, Jadwal, Batas Jumlah, dan Konsekuensi Administratif

Table of Contents

Toggle
    • Alur Resmi Pemesanan Pita Cukai: Dari P3C ke CK-1/CK-1A
  • Syarat Pengajuan CK-1/CK-1A (Wajib Dipenuhi Sebelum Sistem Memproses)
  • Batas Waktu Pengajuan P3C (Karena Pemesanan CK-1 Bergantung pada Penyediaan)
    • 1) P3C Awal (Periode Persediaan Bulan Berikutnya)
    • 2) P3C HT Tambahan
    • 3) P3C Tambahan Izin Kepala Kantor
    • 4) Batas Waktu Khusus (Akhir Tahun/Desain/Tarif)
  • Batas Jumlah P3C (Karena Menentukan Kuota Stok untuk CK-1/CK-1A)
    • A. P3C Awal oleh Pengusaha Pabrik: Mekanisme Kuantitatif
    • B. P3C HT Tambahan: Maksimal 50%
    • C. Ketentuan Frekuensi per Periode
    • D. Minimal Pengajuan (Lembar)
  • ​Ketentuan Pengajuan CK-1/CK-1A: Kapan Bisa Diajukan dan Dokumennya Apa
  • Pembayaran Cukai atas CK-1/CK-1A: Aturan Tanggal yang Tidak Boleh Salah
  • Checklist Praktis Kepatuhan Pemesanan Pita Cukai (Siap Pakai)

Ketentuan Pemesanan Pita Cukai – Dalam proses pelunasan cukai dengan cara pelekatan pita cukai, terdapat dua kelompok dokumen utama yang wajib dipahami karena fungsinya berbeda namun saling berurutan:

  • P3C HT (Permohonan Penyediaan Pita Cukai Hasil Tembakau): dokumen untuk meminta disediakannya pita cukai HT.

  • P3C MMEA (Permohonan Penyediaan Pita Cukai MMEA): dokumen untuk meminta disediakannya pita cukai MMEA.

  • CK-1 (Pemesanan Pita Cukai HT): dokumen untuk melakukan pemesanan pita cukai HT yang sudah disediakan berdasarkan P3C.

  • CK-1A (Pemesanan Pita Cukai MMEA): dokumen untuk melakukan pemesanan pita cukai MMEA yang sudah disediakan berdasarkan P3C.

Acuan teknis utamanya adalah PER-24/BC/2018 tentang Tata Cara Pelunasan Cukai.

Alur Resmi Pemesanan Pita Cukai: Dari P3C ke CK-1/CK-1A

Pemesanan pita cukai yang patuh pada ketentuan berjalan dalam alur berikut:

  1. Pastikan prasyarat pemesanan terpenuhi (NPPBKC aktif, tarif merek masih berlaku, tidak ada tunggakan, dan seterusnya).

  • Ajukan P3C (awal, tambahan, atau tambahan izin kepala kantor) sesuai jadwal dan batas jumlah.

  • Setelah pita cukai tersedia di Kantor Bea Cukai Pusat atau Kantor Bea Cukai, barulah ajukan CK-1/CK-1A kepada Kepala Kantor Bea Cukai.

  • Lakukan pembayaran cukai sesuai skema (tunai atau penundaan pembayaran) dan ketentuan tanggal pembayarannya.

  • Pengambilan pita cukai mengikuti mekanisme pelayanan sistem (SAC-S/SAC Online) dan stok harus sudah terekam oleh petugas untuk dapat diproses via layanan CK-1 online.

Syarat Pengajuan CK-1/CK-1A (Wajib Dipenuhi Sebelum Sistem Memproses)

Permohonan pemesanan pita cukai (CK-1/CK-1A) hanya dapat diajukan apabila seluruh syarat berikut terpenuhi:

  1. NPPBKC tidak dalam keadaan dibekukan

  2. Keputusan penetapan tarif cukai atas merek yang diajukan masih berlaku

  3. Tidak memiliki utang cukai/kekurangan cukai/denda administrasi yang belum dibayar sampai jatuh tempo

  4. Biaya Pengganti penyediaan pita cukai (jika pernah timbul) sudah dilunasi dalam waktu yang ditetapkan

  5. Tidak terdapat dugaan pelanggaran pidana di bidang cukai (berdasarkan rekomendasi unit pengawasan DJBC)

Catatan operasional penting: layanan CK-1 Online hanya dapat digunakan apabila stok pita cukai sudah tersedia dan sudah direkam oleh petugas di Kantor Pusat DJBC atau KPPBC.

Baca Juga: Ketentuan Masa Berlaku NPPBKC dan Tata Cara Perpanjangan Nomor Pokok Pengusaha Barang Kena Cukai

Batas Waktu Pengajuan P3C (Karena Pemesanan CK-1 Bergantung pada Penyediaan)

Walaupun fokusnya “pemesanan” (CK-1/CK-1A), timeline P3C wajib dikuasai karena CK-1/CK-1A baru bisa diajukan setelah pita cukai tersedia.

1) P3C Awal (Periode Persediaan Bulan Berikutnya)

  • Pengusaha pabrik: dapat mengajukan tanggal 1 s.d. 10 setiap bulan untuk periode persediaan bulan berikutnya.

  • Importir: dapat mengajukan tanggal 1 s.d. akhir bulan.

  • ​Perpanjangan batas waktu untuk pengusaha pabrik sampai akhir bulan dimungkinkan dalam kondisi tertentu, antara lain: baru mendapatkan NPPBKC, NPPBKC diberlakukan kembali setelah pembekuan dicabut, atau mengalami kenaikan golongan.

2) P3C HT Tambahan

Jika P3C HT awal tidak mencukupi, P3C HT tambahan dapat diajukan, dengan batas waktu paling lambat tanggal 20 bulan berikutnya setelah pengajuan P3C HT awal.

3) P3C Tambahan Izin Kepala Kantor

Untuk kondisi kebutuhan yang belum tercukupi, tersedia mekanisme “tambahan izin kepala kantor” dengan batas waktu ringkas berikut:

  • HT: setelah P3C HT tambahan sampai dengan tanggal 25 pada bulan berikutnya setelah pengajuan P3C HT awal.

  • MMEA: setelah P3C MMEA awal sampai dengan tanggal 25 pada bulan berikutnya setelah pengajuan P3C MMEA awal.

4) Batas Waktu Khusus (Akhir Tahun/Desain/Tarif)

Direktur Jenderal dapat menetapkan batas waktu P3C khusus dalam situasi seperti pergantian tahun anggaran, pergantian desain pita cukai, atau kebijakan tarif cukai. Dalam praktik, ketentuan teknis dapat dituangkan dalam surat edaran, misalnya pengaturan layanan pada periode tertentu.

Batas Jumlah P3C (Karena Menentukan Kuota Stok untuk CK-1/CK-1A)

A. P3C Awal oleh Pengusaha Pabrik: Mekanisme Kuantitatif

Pengajuan P3C awal oleh pengusaha pabrik pada prinsipnya dibatasi paling banyak 100% dari rata-rata pesanan 3 bulan terakhir (berbasis CK-1 untuk HT atau CK-1A untuk MMEA).

Jika data 3 bulan terakhir tidak tersedia, berlaku pembatasan berbasis profil risiko (khusus HT):

  • Risiko rendah: paling banyak 100% dari batasan produksi golongan per bulan

  • Risiko menengah: paling banyak 50%

  • Risiko tinggi: paling banyak 25%

Untuk MMEA, ketika data tidak tersedia, jumlah yang dapat diajukan mengikuti kebutuhan per bulan dengan mempertimbangkan kapasitas produksi.

B. P3C HT Tambahan: Maksimal 50%

Jumlah pita cukai yang diajukan melalui P3C HT tambahan untuk setiap jenis pita cukai paling banyak 50% dari P3C HT awal pada periode yang sama.

C. Ketentuan Frekuensi per Periode

P3C awal maupun tambahan dibatasi paling banyak 1 kali untuk satu periode persediaan untuk masing-masing jenis pita cukai, dan jenis pita cukai pada pengajuan tambahan harus sama dengan yang sudah diajukan pada P3C awal untuk periode yang sama.

D. Minimal Pengajuan (Lembar)

Jumlah pita cukai yang diajukan melalui P3C untuk setiap jenis pita cukai minimal 10 lembar dan berlaku ketentuan kelipatan 10 lembar.

​Ketentuan Pengajuan CK-1/CK-1A: Kapan Bisa Diajukan dan Dokumennya Apa

Setelah pita cukai yang dimohon lewat P3C telah tersedia di Kantor Bea Cukai Pusat atau Kantor Bea Cukai, pengusaha pabrik atau importir dapat mengajukan pemesanan:

  • Menggunakan dokumen CK-1 (untuk HT) atau CK-1A (untuk MMEA).
  • ​Disampaikan melalui kanal sistem (SAC-S/layanan online) atau secara manual bila sistem tidak dapat digunakan mengikuti ketentuan gangguan.

Pembayaran Cukai atas CK-1/CK-1A: Aturan Tanggal yang Tidak Boleh Salah

Pembayaran cukai atas CK-1/CK-1A dilakukan melalui bank persepsi atau pos persepsi. Ketentuan tanggal pembayarannya tegas:

  • Skema tunai: pembayaran harus dilakukan pada tanggal yang sama dengan tanggal dokumen CK-1/CK-1A.

  • Skema penundaan pembayaran: pembayaran dilakukan paling lambat pada saat tanggal jatuh tempo, sesuai ketentuan penundaan pembayaran cukai.

Checklist Praktis Kepatuhan Pemesanan Pita Cukai (Siap Pakai)

Berikut daftar cek ringkas agar pengajuan CK-1/CK-1A tidak tertahan:

  1. NPPBKC aktif (tidak dibekukan)

  • Tarif cukai merek masih berlaku

  • Tidak ada tunggakan cukai/kekurangan/denda jatuh tempo

  • Tidak ada Biaya Pengganti yang belum lunas

  • Stok pita cukai sudah tersedia dan terekam petugas (untuk layanan CK-1 online)

  • P3C diajukan sesuai tanggal (pabrik: 1–10; importir: 1–akhir bulan)

  • Kuota P3C sesuai batas jumlah (rata-rata 3 bulan terakhir/profil risiko)

  • Pembayaran CK-1/CK-1A mengikuti ketentuan tanggal (tunai: hari yang sama)

Untuk informasi tentang Bea Cukai Indonesia silahkan kunjungi website bea cukai disini.

Kumpulan konsultasi bea cukai disini.

Topik: pemesanan pita cukai, ketentuan CK-1, ketentuan CK-1A, pengajuan P3C, P3C HT, P3C MMEA, biaya pengganti pita cukai, SPPBP-1, SAC-S cukai, Bea Cukai, Ketentuan Pemesanan Pita Cukai

Share this:

  • Click to share on Facebook (Opens in new window) Facebook
  • Click to share on WhatsApp (Opens in new window) WhatsApp
  • Click to share on Telegram (Opens in new window) Telegram
  • Click to share on X (Opens in new window) X
  • Click to share on Mastodon (Opens in new window) Mastodon
  • Click to email a link to a friend (Opens in new window) Email

Related posts:

  1. Fasilitas Bebas Bea Masuk untuk Touring Lintas Negara: Panduan Lengkap Penggunaan Carnet de Passages en Douane (CPD) di Indonesia
  2. Pembaruan Aturan Audit Kepabeanan dan Cukai: PMK 114/2024 dan PER-2/BC/2025
  3. Peran Strategis Kementerian Keuangan dalam Kepabeanan dan Cukai untuk Mendukung Asta Cita Presiden RI
  4. Cek IMEI Sementara WNA dan Ketentuan Pendaftaran IMEI untuk WNA
  5. QR Code Registrasi IMEI Tidak Muncul, Tunjukkan Ini Pada Petugas Bea Cukai

Leave a ReplyCancel reply

Featured Articles

  • Ketentuan Pengajuan Pemesanan Pita Cukai (CK-1/CK-1A): Syarat, Jadwal, Batas Jumlah, dan Konsekuensi Administratif

  • NPPBKC Dibekukan? Panduan Lengkap Syarat dan Prosedur Pengaktifan Kembali Sesuai PMK Terbaru

    NPPBKC Dibekukan? Panduan Lengkap Syarat dan Prosedur Pengaktifan Kembali Sesuai PMK Terbaru

  • Jenis Emas yang Dikenakan Bea Keluar beserta Tarifnya

    Jenis Emas yang Dikenakan Bea Keluar beserta Tarifnya

  • Daftar Komoditas Ekspor Indonesia yang Dikenai Bea Keluar dan Rinciannya

    Daftar Komoditas Ekspor Indonesia yang Dikenai Bea Keluar dan Rinciannya

  • Ketentuan Masa Berlaku NPPBKC dan Tata Cara Perpanjangan Nomor Pokok Pengusaha Barang Kena Cukai

    Ketentuan Masa Berlaku NPPBKC dan Tata Cara Perpanjangan Nomor Pokok Pengusaha Barang Kena Cukai

Search

Follow Us on

  • Facebook
  • X
  • Instagram
  • Telegram
  • Tumblr
  • LinkedIn

Categories

  • Artikel Bea Cukai (431)
  • Cukai (59)
  • Ekspor (91)
  • English Customs Article (125)
  • Fasilitas (88)
  • Impor (159)
  • KITE (2)
  • Kuasai Sampai Tuntas (KUPAS) (68)
  • Pabean (228)
  • Pajak (12)
  • Pembebasan Bea Masuk (7)
  • Tempat Penimbunan Berikat (55)
  • Umum (10)

Archives

  • January 2026 (1)
  • December 2025 (2)
  • November 2025 (2)
  • October 2025 (4)
  • September 2025 (7)
  • August 2025 (7)
  • July 2025 (1)
  • June 2025 (3)
  • May 2025 (6)
  • April 2025 (10)
  • March 2025 (8)
  • February 2025 (10)
  • January 2025 (31)
  • December 2024 (31)
  • November 2024 (30)
  • October 2024 (31)
  • September 2024 (30)
  • August 2024 (31)
  • July 2024 (32)
  • June 2024 (30)
  • May 2024 (31)
  • April 2024 (30)
  • March 2024 (31)
  • February 2024 (29)
  • January 2024 (31)
  • December 2023 (33)
  • November 2023 (30)
  • October 2023 (31)
  • September 2023 (30)
  • August 2023 (31)
  • July 2023 (31)
  • June 2023 (30)
  • May 2023 (31)
  • April 2023 (30)
  • March 2023 (31)
  • February 2023 (28)
  • January 2023 (31)
  • October 2022 (10)
  • September 2022 (30)
  • August 2022 (31)
  • July 2022 (42)
  • June 2022 (9)

Tags

Barang Ekspor barang impor barang kena cukai barang kiriman bea cukai bea masuk Cukai customs clearance djbc dokumen dokumen ekspor dokumen impor Ekspor Ekspor Impor HS Code imei Impor impor barang importir Indonesia indonesia customs international trade jaminan kawasan berikat kawasan pabean KB kepabeanan logistik pajak pajak impor pasar global pasar internasional Pembebasan bea masuk pengeluaran pengiriman barang perdagangan internasional PPN proses ekspor regulasi ekspor regulasi impor tarif bea masuk Tempat Penimbunan Berikat TPB tps Trade Compliance

About Us

Customspedia

Customspedia.com adalah platform berbasis web yang berfokus pada informasi seputar Regulasi, Prosedur dan Praktik Bea Cukai Indonesia yang ditulis berdasarkan peraturan-peraturan yang berlaku di Indonesia.

Latest Articles

  • Ketentuan Pengajuan Pemesanan Pita Cukai (CK-1/CK-1A): Syarat, Jadwal, Batas Jumlah, dan Konsekuensi Administratif

  • NPPBKC Dibekukan? Panduan Lengkap Syarat dan Prosedur Pengaktifan Kembali Sesuai PMK Terbaru

    NPPBKC Dibekukan? Panduan Lengkap Syarat dan Prosedur Pengaktifan Kembali Sesuai PMK Terbaru

  • Jenis Emas yang Dikenakan Bea Keluar beserta Tarifnya

    Jenis Emas yang Dikenakan Bea Keluar beserta Tarifnya

Categories

  • Artikel Bea Cukai (431)
  • Cukai (59)
  • Ekspor (91)
  • English Customs Article (125)
  • Fasilitas (88)
  • Impor (159)
  • KITE (2)
  • Kuasai Sampai Tuntas (KUPAS) (68)
  • Pabean (228)
  • Pajak (12)
  • Pembebasan Bea Masuk (7)
  • Tempat Penimbunan Berikat (55)
  • Umum (10)
  • Facebook
  • Instagram
  • X
  • Telegram
  • LinkedIn
  • Tumblr

Proudly Powered by Kayandira Studio.

Scroll to Top