pelanggaran

Nota Hasil Intelijen (NHI) dalam Kepabeanan dan Cukai

Nota Hasil Intelijen (NHI) dalam Kepabeanan dan Cukai

Nota Hasil Intelijen Bea Cukai – DJBC memiliki komitmen tinggi untuk menciptakan sistem pengawasan yang efektif dan efisien guna mencegah pelanggaran di bidang kepabeanan dan cukai. Salah satu langkah konkret yang diambil adalah peningkatan fungsi intelijen sebagai bentuk pencegahan yang lebih proaktif. Pengertian Nota Hasil Intelijen (NHI) Definisi Menurut Peraturan Dirjen Bea Cukai No.P-29/BC/2007: Menurut […]

Nota Hasil Intelijen (NHI) dalam Kepabeanan dan Cukai Read More »

Pemahaman Mengenai Premi dalam Konteks Kepabeanan dan Cukai

Pemahaman Mengenai Premi dalam Konteks Kepabeanan dan Cukai

Premi Bea Cukai – Dalam konteks peraturan dan hukum di Indonesia, pemahaman mengenai premi khususnya di sektor kepabeanan dan cukai sangat penting. Hal ini mengingat premi memiliki peran yang strategis dalam mendorong pihak-pihak yang berjasa mengungkap pelanggaran di kedua bidang tersebut. Pemberian Premi Berdasarkan Undang-Undang Menurut ketentuan yang terdapat dalam Undang-Undang No.10/1995 s.t.d.d Undang-Undang No.17/2006

Pemahaman Mengenai Premi dalam Konteks Kepabeanan dan Cukai Read More »

Tugas Bea Cukai – Memastikan Arus Perdagangan yang Terkendali

Tugas Bea Cukai - Memastikan Arus Perdagangan yang Terkendali

Indonesia merupakan negara yang memiliki banyak pelabuhan dan bandara, yang membuat arus perdagangan di negara ini sangat tinggi. Oleh karena itu, pemerintah Indonesia memerlukan lembaga yang bertugas untuk mengontrol arus perdagangan tersebut, yaitu bea cukai. Tugas bea cukai sangat penting dalam memastikan bahwa perdagangan di Indonesia berlangsung dengan terkendali dan tidak menimbulkan kerugian bagi masyarakat

Tugas Bea Cukai – Memastikan Arus Perdagangan yang Terkendali Read More »

Scroll to Top