Home

Download

FAQ

Kontak

About Us

  • Facebook
  • X
  • Instagram
  • Telegram
  • Tumblr
  • LinkedIn
Customspedia

Customspedia

Ensiklopedia Bea Cukai Indonesia.

  • Pabean
    • Impor
    • Ekspor
  • Cukai
  • Fasilitas
    • Pembebasan Bea Masuk
    • Tempat Penimbunan Berikat
    • KITE
  • Pajak
  • Kupas
  • Post
    • Artikel
    • English
  • Kalkulator
    • Kalkulator IMEI
    • Kalkulator Barang Penumpang
    • Kalkulator Barang Kiriman
    • Kalkulator Impor
    • Kalkulator Sounding
  • Kurs
Search

Jenis-Jenis Status Saat Tracking Barang Kiriman Luar Negeri

Jenis-Jenis Status Saat Tracking Barang Kiriman Luar Negeri

Table of Contents

Toggle
  • 1. Status “Shipment Information Received”
    • Apa yang Harus Kita Lakukan?
  • 2. Status “In Transit”
    • Titik Transit
    • Apa yang Harus Kita Perhatikan?
  • 3. Status “Customs Clearance”
    • Proses Bea Cukai
    • Apa yang Bisa Menyebabkan Penundaan?
  • 4. Status “Out for Delivery”
    • Yang Perlu Diperhatikan Saat Status Ini Muncul
  • 5. Status “Delivered”
    • Bagaimana Jika Barang Tidak Diterima?
  • 6. Status “Attempted Delivery”
    • Apa yang Harus Kita Lakukan?
  • 7. Status “Returned to Sender”
    • Tindakan yang Perlu Diambil
  • Kesimpulan

Jenis Status Tracking Barang Kiriman – Mengirim barang dari luar negeri telah menjadi semakin umum di era globalisasi ini. Sebagai penerima, kita selalu ingin mengetahui status terbaru dari barang yang kita pesan. Dalam artikel ini, kita akan membahas secara mendetail berbagai jenis status yang mungkin muncul saat kita melakukan tracking barang kiriman luar negeri. Pemahaman tentang status ini akan membantu kita dalam mengantisipasi waktu kedatangan barang dan juga mengatasi masalah yang mungkin terjadi.

1. Status “Shipment Information Received”

Status ini menandakan bahwa informasi pengiriman telah diterima oleh pihak kurir atau perusahaan logistik. Pada tahap ini, barang mungkin belum sepenuhnya diterima oleh pihak kurir, tetapi pengirim telah mengirimkan data atau informasi mengenai pengiriman tersebut. Biasanya, ini adalah langkah pertama dalam proses tracking.

Apa yang Harus Kita Lakukan?

Pada tahap ini, kita tidak perlu khawatir jika status barang belum berubah selama beberapa hari. Barang masih dalam tahap pengumpulan data, dan setelah itu akan segera diproses untuk dikirim.

2. Status “In Transit”

Status “In Transit” menandakan bahwa barang kita sedang dalam perjalanan dari pengirim ke lokasi tujuan. Ini adalah status yang paling umum dan menunjukkan bahwa proses pengiriman sedang berlangsung. Namun, perjalanan barang tidak selalu langsung, bisa jadi melibatkan beberapa titik transit di berbagai negara atau kota.

Titik Transit

Titik transit adalah tempat dimana barang berhenti sementara sebelum melanjutkan perjalanan ke tujuan akhir. Adapun Titik transit ini bisa berupa bandara, pelabuhan, atau pusat distribusi besar.

Apa yang Harus Kita Perhatikan?

Jika status “In Transit” bertahan lebih lama dari perkiraan, kita sebaiknya mengecek apakah ada gangguan seperti cuaca buruk, masalah bea cukai, atau bahkan liburan nasional di negara transit.

3. Status “Customs Clearance”

Barang yang masuk ke negara baru harus melalui proses bea cukai. Status “Customs Clearance” menunjukkan bahwa barang sedang diperiksa oleh petugas bea cukai untuk memastikan sesuai dengan regulasi negara tujuan, termasuk pembayaran pajak dan bea masuk jika diperlukan.

Proses Bea Cukai

Pada tahap ini, barang kita mungkin akan melalui beberapa pemeriksaan seperti:

  • Pemeriksaan dokumen: Petugas bea cukai akan memeriksa dokumen pengiriman, termasuk faktur dan rincian barang.
  • Pemeriksaan fisik: Barang bisa saja diperiksa secara fisik untuk memastikan isinya sesuai dengan yang tertera di dokumen.

Apa yang Bisa Menyebabkan Penundaan?

Penundaan di tahap ini bisa terjadi jika ada masalah dengan dokumen, ketidaksesuaian barang, atau jika diperlukan pembayaran pajak tambahan. Kita harus siap untuk menerima notifikasi jika diperlukan informasi tambahan atau pembayaran bea cukai.

4. Status “Out for Delivery”

Status “Out for Delivery” berarti barang sudah keluar dari titik distribusi terakhir dan sedang dalam perjalanan ke alamat penerima. Pada tahap ini, barang kita biasanya sudah sangat dekat dengan lokasi tujuan dan kemungkinan besar akan sampai pada hari yang sama.

Yang Perlu Diperhatikan Saat Status Ini Muncul

Pada saat status ini muncul, kita sebaiknya memastikan ada seseorang di rumah atau kantor yang siap menerima barang. Jika tidak, biasanya kurir akan meninggalkan notifikasi dan mencoba mengantarkan kembali keesokan harinya.

Baca Juga: Cara Tracking Barang Kiriman dari Luar Negeri Melalui Bea Cukai

5. Status “Delivered”

Status “Delivered” menunjukkan bahwa barang telah diterima oleh penerima atau telah ditinggalkan di lokasi yang ditentukan. Ini adalah status akhir dari proses pengiriman, dan barang seharusnya sudah berada di tangan kita.

Bagaimana Jika Barang Tidak Diterima?

Jika kita menerima notifikasi “Delivered” namun belum menerima barang, langkah yang bisa kita ambil adalah:

  • Memeriksa sekitar rumah: Kadang kurir meninggalkan barang di tempat yang aman seperti di depan pintu, garasi, atau diterima oleh tetangga.
  • Menghubungi kurir atau layanan pelanggan: Jika barang masih belum ditemukan, segera hubungi pihak kurir untuk menelusuri lebih lanjut.

6. Status “Attempted Delivery”

Status ini menunjukkan bahwa kurir telah mencoba mengantarkan barang tetapi gagal. Penyebabnya bisa bermacam-macam, seperti tidak ada orang di rumah atau alamat yang diberikan tidak lengkap.

Apa yang Harus Kita Lakukan?

Jika kita menerima status ini, segera cek notifikasi dari kurir. Kita mungkin perlu menjadwalkan ulang pengiriman atau memberikan instruksi lebih lanjut.

7. Status “Returned to Sender”

Status ini menandakan bahwa barang dikembalikan kepada pengirim. Ini bisa terjadi karena berbagai alasan, seperti alamat yang tidak ditemukan, penerima menolak barang, atau masalah dengan dokumen bea cukai.

Tindakan yang Perlu Diambil

Jika barang kita dikembalikan, sebaiknya segera menghubungi pengirim atau toko tempat kita membeli barang untuk menyelesaikan masalah ini. Mungkin perlu mengatur ulang pengiriman atau meminta pengembalian dana.

Kesimpulan

Memahami berbagai status tracking barang kiriman luar negeri sangat penting agar kita dapat memantau perjalanan barang dengan lebih baik. Dengan mengetahui makna dari setiap status, kita dapat mengantisipasi masalah yang mungkin muncul dan mengambil tindakan yang tepat untuk memastikan barang kita sampai dengan selamat.

Demikian pembahasan mengenai Jenis Status Tracking Barang Kiriman. Untuk informasi tentang Bea Cukai Indonesia silahkan kunjungi website bea cukai disini.

Kumpulan konsultasi bea cukai disini.

Topik: tracking barang, barang kiriman, bea cukai, status barang kiriman

Share this:

  • Share on Facebook (Opens in new window) Facebook
  • Share on WhatsApp (Opens in new window) WhatsApp
  • Share on Telegram (Opens in new window) Telegram
  • Share on X (Opens in new window) X
  • Share on Mastodon (Opens in new window) Mastodon
  • Email a link to a friend (Opens in new window) Email

Related posts:

  1. Cara Tracking Barang Kiriman dari Luar Negeri Melalui Bea Cukai
  2. Pendaftaran IMEI Pekerja Migran Indonesia (PMI)
  3. QR Code Registrasi IMEI Tidak Muncul, Tunjukkan Ini Pada Petugas Bea Cukai
  4. Panduan Lengkap Tentang Barang Kiriman Melalui Bea Cukai Indonesia
  5. Panduan Lengkap Impor Barang Kiriman ke Indonesia

Featured Articles

  • Vessel Declaration Indonesia Customs: Complete Guide to Temporary Import of Foreign Tourist Vessels in Indonesia

    Vessel Declaration Indonesia Customs: Complete Guide to Temporary Import of Foreign Tourist Vessels in Indonesia

  • Vessel Declaration (VD) Bea Cukai: Panduan Lengkap Impor Sementara Kapal Wisata Asing di Indonesia

    Vessel Declaration (VD) Bea Cukai: Panduan Lengkap Impor Sementara Kapal Wisata Asing di Indonesia

  • PMK 92 Tahun 2025 tentang Penyelesaian BTD, BDN, dan BMMN: Perubahan Penting, Alur Proses, dan Dampaknya

    PMK 92 Tahun 2025 tentang Penyelesaian BTD, BDN, dan BMMN: Perubahan Penting, Alur Proses, dan Dampaknya

  • Penerbitan Surat Paksa dalam Penagihan Utang Kepabeanan dan Cukai: Prosedur Lengkap dan Konsekuensinya

    Penerbitan Surat Paksa dalam Penagihan Utang Kepabeanan dan Cukai: Prosedur Lengkap dan Konsekuensinya

  • PER-21/BC/2025: Perubahan Kedua Tata Laksana Tempat Penimbunan Berikat (TPB) yang Dioptimalkan

    PER-21/BC/2025: Perubahan Kedua Tata Laksana Tempat Penimbunan Berikat (TPB) yang Dioptimalkan

Search

Follow Us on

  • Facebook
  • X
  • Instagram
  • Telegram
  • Tumblr
  • LinkedIn

Categories

  • Artikel Bea Cukai (434)
  • Cukai (59)
  • Ekspor (92)
  • English Customs Article (126)
  • Fasilitas (90)
  • Impor (160)
  • KITE (2)
  • Kuasai Sampai Tuntas (KUPAS) (69)
  • Pabean (231)
  • Pajak (12)
  • Pembebasan Bea Masuk (7)
  • Tempat Penimbunan Berikat (57)
  • Umum (10)

Archives

  • April 2026 (3)
  • February 2026 (3)
  • January 2026 (1)
  • December 2025 (2)
  • November 2025 (2)
  • October 2025 (4)
  • September 2025 (7)
  • August 2025 (7)
  • July 2025 (1)
  • June 2025 (3)
  • May 2025 (6)
  • April 2025 (10)
  • March 2025 (8)
  • February 2025 (10)
  • January 2025 (31)
  • December 2024 (31)
  • November 2024 (30)
  • October 2024 (31)
  • September 2024 (30)
  • August 2024 (31)
  • July 2024 (32)
  • June 2024 (30)
  • May 2024 (31)
  • April 2024 (30)
  • March 2024 (31)
  • February 2024 (29)
  • January 2024 (31)
  • December 2023 (33)
  • November 2023 (30)
  • October 2023 (31)
  • September 2023 (30)
  • August 2023 (31)
  • July 2023 (31)
  • June 2023 (30)
  • May 2023 (31)
  • April 2023 (30)
  • March 2023 (31)
  • February 2023 (28)
  • January 2023 (31)
  • October 2022 (10)
  • September 2022 (30)
  • August 2022 (31)
  • July 2022 (42)
  • June 2022 (9)

Tags

Barang Ekspor barang impor barang kena cukai barang kiriman bea cukai bea masuk Cukai customs clearance djbc dokumen dokumen ekspor dokumen impor Ekspor Ekspor Impor HS Code imei Impor impor barang importir Indonesia indonesia customs international trade jaminan kawasan berikat kawasan pabean KB kepabeanan logistik pajak pajak impor pasar global pasar internasional Pembebasan bea masuk pengeluaran pengiriman barang perdagangan internasional PPN proses ekspor regulasi ekspor regulasi impor tarif bea masuk Tempat Penimbunan Berikat TPB tps Trade Compliance

About Us

Customspedia

Customspedia.com adalah platform berbasis web yang berfokus pada informasi seputar Regulasi, Prosedur dan Praktik Bea Cukai Indonesia yang ditulis berdasarkan peraturan-peraturan yang berlaku di Indonesia.

Latest Articles

  • Vessel Declaration Indonesia Customs: Complete Guide to Temporary Import of Foreign Tourist Vessels in Indonesia

    Vessel Declaration Indonesia Customs: Complete Guide to Temporary Import of Foreign Tourist Vessels in Indonesia

  • Vessel Declaration (VD) Bea Cukai: Panduan Lengkap Impor Sementara Kapal Wisata Asing di Indonesia

    Vessel Declaration (VD) Bea Cukai: Panduan Lengkap Impor Sementara Kapal Wisata Asing di Indonesia

  • PMK 92 Tahun 2025 tentang Penyelesaian BTD, BDN, dan BMMN: Perubahan Penting, Alur Proses, dan Dampaknya

    PMK 92 Tahun 2025 tentang Penyelesaian BTD, BDN, dan BMMN: Perubahan Penting, Alur Proses, dan Dampaknya

Categories

  • Artikel Bea Cukai (434)
  • Cukai (59)
  • Ekspor (92)
  • English Customs Article (126)
  • Fasilitas (90)
  • Impor (160)
  • KITE (2)
  • Kuasai Sampai Tuntas (KUPAS) (69)
  • Pabean (231)
  • Pajak (12)
  • Pembebasan Bea Masuk (7)
  • Tempat Penimbunan Berikat (57)
  • Umum (10)
  • Facebook
  • Instagram
  • X
  • Telegram
  • LinkedIn
  • Tumblr

Proudly Powered by Kayandira Studio.

Scroll to Top