Memahami Lebih Dalam Inward Manifest dan Outward Manifest dalam Proses Pengangkutan Barang

Memahami Lebih Dalam Inward Manifest dan Outward Manifest dalam Proses Pengangkutan Barang

Dalam kegiatan perdagangan internasional, pengawasan terhadap komoditas yang masuk atau keluar dari suatu negara adalah hal yang krusial. Proses pengawasan ini dilakukan melalui kewajiban administratif, di mana dokumen seperti RKSP, inward manifest, dan outward manifest memegang peranan penting. Fokus artikel ini akan tertuju pada pemahaman mendalam tentang inward manifest dan outward manifest.

Manifest: Definisi dan Peran

Manifest merupakan dokumen sarana pengangkut yang mencatat daftar muatan barang yang diangkut. Ini mencakup informasi seperti nama penerima, tujuan pengiriman, nama pelabuhan, nama negara, dan kode HS yang mengidentifikasi jenis barang dalam kemasan (Purwito dan Indriani, 2015). Manifest diperlukan untuk pemantauan dan pengawasan barang melalui laut, udara, dan darat.

Inward Manifest: Kedatangan Sarana Pengangkut

Inward manifest adalah daftar barang niaga yang diangkut oleh sarana pengangkut pada saat memasuki kawasan pabean. Prosesnya melibatkan izin kepala kantor pabean dan harus diserahkan sebelum batas waktu yang ditentukan. Contohnya, untuk sarana pengangkut laut, inward manifest wajib diserahkan paling lambat 24 jam sebelum kedatangan.

Langkah-langkah Pemberitahuan Inward Manifest

  1. Pendaftaran Awal: Pemasok atau agen pengiriman mendaftarkan barang yang akan tiba.
  2. Pemeriksaan Dokumen: Bea Cukai memeriksa kelengkapan dokumen manifest sebelum persetujuan.
  3. Verifikasi Fisik: Barang fisik diperiksa untuk memastikan kesesuaian dengan dokumen.

Baca Juga: Ketentuan Pengangkutan dan Manifest Dalam Dunia Bea Cukai

Outward Manifest: Keberangkatan Sarana Pengangkut

Outward manifest adalah daftar barang niaga yang diangkut oleh sarana pengangkut pada saat meninggalkan kawasan pabean. Ini melibatkan izin kepala kantor pabean dan harus diserahkan paling lambat sebelum keberangkatan.

Kewajiban Penyerahan Outward Manifest

  1. Menuju dalam Daerah Pabean: Pengangkut membawa barang impor atau ekspor ke dalam daerah pabean.
  2. Menuju luar Daerah Pabean: Pengangkut membawa barang ke luar daerah pabean.

Informasi Vital dari Manifestasi

Melalui inward manifest atau outward manifest, kita dapat mendapatkan informasi penting seperti nama Sarana Pengangkut, nomor pelayaran atau penerbangan, NPWP pengirim (jika diperlukan), dan uraian barang. Informasi ini sangat diperlukan untuk pemantauan yang efisien.

Baca Juga:  Persetujuan Melakukan Kegiatan Kepabeanan Penyelenggara Pos yang Ditunjuk atau PJT

Kesimpulan

Dengan memahami dengan jelas peran dan proses dari inward manifest dan outward manifest, pelaku perdagangan internasional dapat memastikan kepatuhan terhadap regulasi kepabeanan. Ini adalah langkah kunci untuk memastikan kelancaran dan keamanan dalam perjalanan komoditas melalui berbagai moda transportasi.

Jangan ragu untuk menghubungi kami jika Anda membutuhkan panduan lebih lanjut atau memiliki pertanyaan terkait proses manifestasi ini. Kami siap membantu Anda dalam menjalani kegiatan perdagangan internasional dengan sukses.

Untuk informasi tentang Bea Cukai Indonesia silahkan kunjungi website bea cukai disini.

Kumpulan konsultasi bea cukai disini.

Topik: Manifest, Kepabeanan, Logistik Internasional, Proses Pengangkutan, Dokumen Kepabeanan

Leave a Reply

Scroll to Top