Auto Gate System TPS: Sistem Pintu Otomatis untuk Mempercepat Pelayanan dan Pengawasan Barang di TPS

Auto Gate System TPS: Sistem Pintu Otomatis untuk Mempercepat Pelayanan dan Pengawasan Barang di TPS

Auto gate system tps adalah sistem pintu otomatis yang terintegrasi dengan sistem pengelolaan penimbunan barang di tempat penimbunan sementara (TPS). Sistem ini bertujuan untuk mempercepat pelayanan dan pengawasan barang yang masuk dan keluar dari TPS secara elektronik.

Apa itu TPS Online?

TPS online adalah sistem komputer pelayanan yang digunakan oleh pengusaha TPS untuk berkomunikasi data elektronik dengan sistem kepabeanan pada kantor bea dan cukai yang mengawasi TPS. Dengan menggunakan TPS online, pengusaha TPS dapat menyampaikan data pemasukan dan pengeluaran barang secara real time kepada pejabat bea dan cukai atau sistem kepabeanan (SKP) untuk mendapatkan persetujuan atau respon¹.

Bagaimana Penerapan Auto Gate System TPS?

Pengusaha TPS yang telah menerapkan TPS online secara mandatory memiliki kewajiban untuk menerapkan auto gate system, yaitu sistem pintu otomatis pada pintu masuk atau pintu keluar TPS. Pintu tersebut harus terhubung dengan sistem pengelolaan penimbunan barang di TPS sehingga dapat mengidentifikasi kendaraan atau kontainer yang membawa barang masuk atau keluar dari TPS.

Penerapan sistem auto gate meliputi kegiatan pemasukan dan pengeluaran barang dari dan ke TPS, berdasarkan hasil pertukaran data elektronik antara kantor pabean dan TPS yang ditetapkan. Pemasukan barang ke TPS dilakukan melalui sistem auto gate setelah mendapatkan persetujuan dari pejabat bea dan cukai atau SKP, meliputi nota pelayanan ekspor (NPE), pemberitahuan konsolidasi barang ekspor (PKBE), persetujuan pemasukan barang asal dalam daerah pabean yang diangkut ke tempat lain dalam daerah pabean (TLDDP) melalui luar daerah pabean, atau persetujuan pemasukan lainnya¹.

Pengeluaran barang dari TPS dilakukan melalui auto gate system setelah mendapatkan persetujuan dari pejabat bea dan cukai atau SKP, meliputi surat persetujuan pengeluaran barang (SPPB), surat persetujuan pengeluaran barang tempat penimbunan berikat (SPPB-TPB), surat persetujuan pengeluaran barang ekspor (SPPBE), surat perintah melakukan pemeriksa fisik (SPPF), perintah melakukan pemindahan lokasi penimbunan (PLP), persetujuan pengeluaran barang asal dalam daerah pabean yang diangkut ke TLDDP melalui luar daerah pabean, atau persetujuan pengeluaran lainnya.

Baca Juga:  QR Code Registrasi IMEI Tidak Muncul, Tunjukkan Ini Pada Petugas Bea Cukai

Baca Juga: Penerapan TPS Online dan Auto Gate System TPS

Apa Manfaat Auto Gate System TPS?

Auto gate system memberikan manfaat bagi para pelaku usaha maupun otoritas kepabean. Beberapa manfaatnya adalah:

  • Meningkatkan efisiensi waktu dan biaya dalam proses pemasukan dan pengeluaran barang di TPS, karena tidak perlu tanda tangan petugas di gate dan bisa dilakukan 24/7.
  • Meningkatkan akurasi data dan transparansi informasi antara pengusaha TPS dan kantor pabean, karena data yang disampaikan melalui sistem elektronik dapat dicek dan diverifikasi secara otomatis.
  • Meningkatkan keamanan dan pengawasan barang di TPS, karena sistem dapat mendeteksi adanya penyimpangan atau pelanggaran yang terjadi pada saat pemasukan atau pengeluaran barang.

Bagaimana Contoh Penerapan Auto Gate System TPS di Indonesia?

Salah satu contoh penerapan sistem auto gate tps di Indonesia adalah di Pelabuhan Batu Ampar, Batam. Bea Cukai Batam, BP Batam dan pengelola TPS melakukan rapat pembahasan untuk menerapkan TPS online dan auto gate system. Rapat tersebut dilaksanakan pada bulan September 2020. Rapat ini juga melibatkan KPU Bea Cukai Tipe A Tanjung Priok. KPU BC tanjung Priok telah menerapkan sistem auto gate lebih dulu untuk berbagi pengalaman.

Bea Cukai Batam menyampaikan bahwa ada empat hal yang diperlukan untuk merealisasikan TPS online dan auto gate system. Empat hal tersebut yaitu: regulasi, dokumentasi, infrastruktur, dan sistem aplikasi. Bea Cukai Batam juga menyampaikan bahwa baik BC Batam, BP Batam, maupun pengelola TPS merupakan bagian dari ekosistem logistik dengan sistem masing-masing yang belum terintegrasi dengan baik. Untuk itu diperlukan sinergi dan kolaborasi dari berbagai pihak agar dapat tercipta suatu sistem yang terintegrasi satu sama lain. Demikianlah artikel tentang auto gate tps.

Semoga artikel ini bermanfaat bagi Anda yang ingin mengetahui lebih lanjut tentang sistem pintu otomatis yang digunakan di TPS. Jika Anda memiliki pertanyaan atau saran mengenai artikel ini, silakan tinggalkan komentar di bawah ini. Terima kasih.

Untuk informasi tentang Bea Cukai Indonesia silahkan kunjungi website bea cukai disini.

Baca Juga:  Mengatasi Tantangan dalam Mengirim Barang ke Luar Negeri melalui Bea Cukai

Topik: TPS, Auto Gate, Bea Cukai, Batam, BP Batam, Kawasan Pabean, sistem, pintu otomatis, tempat penimbunan sementara

    Scroll to Top