Home

Download

FAQ

Kontak

About Us

  • Facebook
  • X
  • Instagram
  • Telegram
  • Tumblr
  • LinkedIn
Customspedia

Customspedia

Ensiklopedia Bea Cukai Indonesia.

  • Pabean
    • Impor
    • Ekspor
  • Cukai
  • Fasilitas
    • Pembebasan Bea Masuk
    • Tempat Penimbunan Berikat
    • KITE
  • Pajak
  • Kupas
  • Post
    • Artikel
    • English
  • Kalkulator
    • Kalkulator IMEI
    • Kalkulator Barang Penumpang
    • Kalkulator Barang Kiriman
    • Kalkulator Impor
    • Kalkulator Sounding
  • Kurs
Search

Fasilitas Kepabeanan di IKN Sesuai PMK 28 Tahun 2024

Table of Contents

Toggle
  • Jenis Fasilitas Kepabeanan
    • Pembebasan Bea Masuk
    • Fasilitas Pajak Dalam Rangka Impor (PDRI)
  • Prosedur Pengajuan Fasilitas
    • Pengajuan Elektronik dan Manual
    • Persyaratan dan Ketentuan
  • Bidang Usaha yang Mendapatkan Fasilitas
  • Durasi Pemberian Fasilitas
  • Kesimpulan

Ibu Kota Nusantara (IKN) di Kalimantan Timur telah menjadi fokus utama pemerintah Indonesia untuk menciptakan pusat pemerintahan yang modern dan berkelanjutan. Salah satu upaya yang dilakukan adalah pemberian berbagai fasilitas kepabeanan dan perpajakan untuk mendukung pembangunan IKN. Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 28 Tahun 2024 menjabarkan berbagai insentif yang diberikan kepada investor dan pihak-pihak yang terlibat dalam proyek pembangunan ini.

Jenis Fasilitas Kepabeanan

Pembebasan Bea Masuk

Salah satu fasilitas utama yang diatur dalam PMK 28 Tahun 2024 adalah pembebasan bea masuk. Fasilitas ini diberikan atas impor barang yang digunakan untuk pembangunan IKN dan daerah mitra. Barang yang dimaksud meliputi barang modal, bahan baku, serta barang lain yang dibutuhkan untuk infrastruktur dasar​.

Pembebasan bea masuk ini bertujuan untuk mengurangi biaya impor barang sehingga dapat mendorong percepatan pembangunan di IKN. Hal ini diharapkan dapat menarik minat investor untuk berinvestasi di proyek-proyek infrastruktur di IKN Nusantara​.

Fasilitas Pajak Dalam Rangka Impor (PDRI)

Selain pembebasan bea masuk, fasilitas PDRI juga diberikan. Fasilitas ini mencakup pajak pertambahan nilai (PPN) dan pajak penjualan atas barang mewah (PPnBM) yang biasanya dikenakan pada barang impor. Dengan adanya fasilitas ini, barang-barang impor yang digunakan untuk pembangunan IKN akan lebih murah dan terjangkau​.

Prosedur Pengajuan Fasilitas

Pengajuan Elektronik dan Manual

Pengajuan fasilitas kepabeanan dapat dilakukan melalui dua cara, yaitu secara elektronik melalui sistem Online Single Submission (OSS) atau secara manual. Untuk pengajuan secara elektronik dijanjikan akan diproses dalam waktu maksimal 5 jam kerja, sedangkan pengajuan manual membutuhkan waktu hingga 3 hari kerja​. Proses yang cepat ini diharapkan dapat memberikan kemudahan bagi para investor dan pihak terkait dalam mendapatkan fasilitas yang dibutuhkan.

Persyaratan dan Ketentuan

Untuk mendapatkan fasilitas kepabeanan, pihak yang mengajukan harus memenuhi beberapa persyaratan yang telah ditetapkan dalam PMK 28 Tahun 2024. Persyaratan ini meliputi dokumen-dokumen pendukung yang membuktikan bahwa barang impor tersebut akan digunakan untuk pembangunan IKN atau daerah mitra. Pemeriksaan dan verifikasi dokumen akan dilakukan oleh pihak yang berwenang sebelum memberikan persetujuan​.

Baca Juga: Kawasan Berikat dan Fasilitas Perpajakannya

Bidang Usaha yang Mendapatkan Fasilitas

Fasilitas kepabeanan diberikan kepada berbagai bidang usaha yang mendukung pembangunan IKN. Bidang usaha tersebut antara lain adalah pembangunan pembangkit tenaga listrik, pembangunan dan pengoperasian jalan tol, pelabuhan laut, bandar udara, serta penyediaan air bersih​)​. Bidang usaha ini dipilih karena memiliki peran penting dalam mendukung infrastruktur dasar yang dibutuhkan oleh IKN.

Durasi Pemberian Fasilitas

Fasilitas kepabeanan dan PDRI diberikan hingga tahun 2045. Durasi yang panjang ini memberikan kepastian dan stabilitas bagi para investor untuk berinvestasi dalam jangka panjang. Hal ini juga memberikan waktu yang cukup untuk menyelesaikan proyek-proyek besar yang memerlukan waktu pembangunan yang lama​​.

Kesimpulan

Pemberian fasilitas kepabeanan di IKN melalui PMK 28 Tahun 2024 merupakan langkah strategis pemerintah untuk menarik investasi dan mempercepat pembangunan infrastruktur di Ibu Kota Nusantara. Dengan adanya pembebasan bea masuk, fasilitas PDRI, serta prosedur pengajuan yang cepat dan efisien, diharapkan pembangunan IKN dapat berjalan lebih lancar dan sesuai dengan target yang telah ditetapkan. Fasilitas ini tidak hanya memberikan keuntungan bagi investor tetapi juga mendukung pembangunan nasional yang berkelanjutan.

Demikian pembahasan mengenai Fasilitas Kepabeanan di IKN Sesuai PMK 28 Tahun 2024. Untuk informasi tentang Bea Cukai Indonesia silahkan kunjungi website bea cukai disini.

Kumpulan konsultasi bea cukai disini.

Topik: PMK 28 Tahun 2024, Ibu Kota Nusantara, IKN, fasilitas kepabeanan, perpajakan, investasi, pembangunan infrastruktur, bea masuk, PDRI, OSS, pemerintah Indonesia

Share this:

  • Share on Facebook (Opens in new window) Facebook
  • Share on WhatsApp (Opens in new window) WhatsApp
  • Share on Telegram (Opens in new window) Telegram
  • Share on X (Opens in new window) X
  • Share on Mastodon (Opens in new window) Mastodon
  • Email a link to a friend (Opens in new window) Email

Related posts:

  1. Apa Itu Surat Penetapan Pabean (SPP)?
  2. Tarif Ad Valorem: Definisi, Penerapan, dan Keunggulan
  3. Kawasan Berikat dan Fasilitas Perpajakannya
  4. Cara Menghitung Bea Masuk dan Pajak Dalam Rangka Impor
  5. Pembebasan Bea Masuk dan PDRI untuk Peti Jenazah dari Luar Negeri

Featured Articles

  • Vessel Declaration Indonesia Customs: Complete Guide to Temporary Import of Foreign Tourist Vessels in Indonesia

    Vessel Declaration Indonesia Customs: Complete Guide to Temporary Import of Foreign Tourist Vessels in Indonesia

  • Vessel Declaration (VD) Bea Cukai: Panduan Lengkap Impor Sementara Kapal Wisata Asing di Indonesia

    Vessel Declaration (VD) Bea Cukai: Panduan Lengkap Impor Sementara Kapal Wisata Asing di Indonesia

  • PMK 92 Tahun 2025 tentang Penyelesaian BTD, BDN, dan BMMN: Perubahan Penting, Alur Proses, dan Dampaknya

    PMK 92 Tahun 2025 tentang Penyelesaian BTD, BDN, dan BMMN: Perubahan Penting, Alur Proses, dan Dampaknya

  • Penerbitan Surat Paksa dalam Penagihan Utang Kepabeanan dan Cukai: Prosedur Lengkap dan Konsekuensinya

    Penerbitan Surat Paksa dalam Penagihan Utang Kepabeanan dan Cukai: Prosedur Lengkap dan Konsekuensinya

  • PER-21/BC/2025: Perubahan Kedua Tata Laksana Tempat Penimbunan Berikat (TPB) yang Dioptimalkan

    PER-21/BC/2025: Perubahan Kedua Tata Laksana Tempat Penimbunan Berikat (TPB) yang Dioptimalkan

Search

Follow Us on

  • Facebook
  • X
  • Instagram
  • Telegram
  • Tumblr
  • LinkedIn

Categories

  • Artikel Bea Cukai (434)
  • Cukai (59)
  • Ekspor (92)
  • English Customs Article (126)
  • Fasilitas (90)
  • Impor (160)
  • KITE (2)
  • Kuasai Sampai Tuntas (KUPAS) (69)
  • Pabean (231)
  • Pajak (12)
  • Pembebasan Bea Masuk (7)
  • Tempat Penimbunan Berikat (57)
  • Umum (10)

Archives

  • April 2026 (3)
  • February 2026 (3)
  • January 2026 (1)
  • December 2025 (2)
  • November 2025 (2)
  • October 2025 (4)
  • September 2025 (7)
  • August 2025 (7)
  • July 2025 (1)
  • June 2025 (3)
  • May 2025 (6)
  • April 2025 (10)
  • March 2025 (8)
  • February 2025 (10)
  • January 2025 (31)
  • December 2024 (31)
  • November 2024 (30)
  • October 2024 (31)
  • September 2024 (30)
  • August 2024 (31)
  • July 2024 (32)
  • June 2024 (30)
  • May 2024 (31)
  • April 2024 (30)
  • March 2024 (31)
  • February 2024 (29)
  • January 2024 (31)
  • December 2023 (33)
  • November 2023 (30)
  • October 2023 (31)
  • September 2023 (30)
  • August 2023 (31)
  • July 2023 (31)
  • June 2023 (30)
  • May 2023 (31)
  • April 2023 (30)
  • March 2023 (31)
  • February 2023 (28)
  • January 2023 (31)
  • October 2022 (10)
  • September 2022 (30)
  • August 2022 (31)
  • July 2022 (42)
  • June 2022 (9)

Tags

Barang Ekspor barang impor barang kena cukai barang kiriman bea cukai bea masuk Cukai customs clearance djbc dokumen dokumen ekspor dokumen impor Ekspor Ekspor Impor HS Code imei Impor impor barang importir Indonesia indonesia customs international trade jaminan kawasan berikat kawasan pabean KB kepabeanan logistik pajak pajak impor pasar global pasar internasional Pembebasan bea masuk pengeluaran pengiriman barang perdagangan internasional PPN proses ekspor regulasi ekspor regulasi impor tarif bea masuk Tempat Penimbunan Berikat TPB tps Trade Compliance

About Us

Customspedia

Customspedia.com adalah platform berbasis web yang berfokus pada informasi seputar Regulasi, Prosedur dan Praktik Bea Cukai Indonesia yang ditulis berdasarkan peraturan-peraturan yang berlaku di Indonesia.

Latest Articles

  • Vessel Declaration Indonesia Customs: Complete Guide to Temporary Import of Foreign Tourist Vessels in Indonesia

    Vessel Declaration Indonesia Customs: Complete Guide to Temporary Import of Foreign Tourist Vessels in Indonesia

  • Vessel Declaration (VD) Bea Cukai: Panduan Lengkap Impor Sementara Kapal Wisata Asing di Indonesia

    Vessel Declaration (VD) Bea Cukai: Panduan Lengkap Impor Sementara Kapal Wisata Asing di Indonesia

  • PMK 92 Tahun 2025 tentang Penyelesaian BTD, BDN, dan BMMN: Perubahan Penting, Alur Proses, dan Dampaknya

    PMK 92 Tahun 2025 tentang Penyelesaian BTD, BDN, dan BMMN: Perubahan Penting, Alur Proses, dan Dampaknya

Categories

  • Artikel Bea Cukai (434)
  • Cukai (59)
  • Ekspor (92)
  • English Customs Article (126)
  • Fasilitas (90)
  • Impor (160)
  • KITE (2)
  • Kuasai Sampai Tuntas (KUPAS) (69)
  • Pabean (231)
  • Pajak (12)
  • Pembebasan Bea Masuk (7)
  • Tempat Penimbunan Berikat (57)
  • Umum (10)
  • Facebook
  • Instagram
  • X
  • Telegram
  • LinkedIn
  • Tumblr

Proudly Powered by Kayandira Studio.

Scroll to Top