Skip to content

Home

Download

FAQ

Kontak

About Us

  • Facebook
  • X
  • Instagram
  • Telegram
  • Tumblr
  • LinkedIn
Customspedia

Customspedia

Ensiklopedia Bea Cukai Indonesia.

  • Pabean
    • Impor
    • Ekspor
  • Cukai
  • Fasilitas
    • Pembebasan Bea Masuk
    • Tempat Penimbunan Berikat
    • KITE
  • Pajak
  • Kupas
  • Post
    • Artikel
    • English
  • Kalkulator
    • Kalkulator IMEI
    • Kalkulator Barang Penumpang
    • Kalkulator Barang Kiriman
    • Kalkulator Impor
    • Kalkulator Sounding
  • Kurs
Search

Fasilitas PPN Tidak Dipungut atas Impor Barang Konsumsi di KEK Pariwisata

Fasilitas PPN Tidak Dipungut atas Impor Barang Konsumsi di KEK Pariwisata

Table of Contents

Toggle
  • Dasar Hukum Fasilitas PPN Tidak Dipungut di KEK Pariwisata
    • 1. Pengertian Barang Konsumsi
    • 2. Ketentuan Fasilitas PPN Tidak Dipungut
  • Kriteria Barang Konsumsi yang Mendapatkan Fasilitas
    • 1. Bahan Baku untuk Jasa di KEK Pariwisata
    • 2. Penggunaan yang Relatif Singkat
    • 3. Penggunaan di Dalam KEK
  • Badan Usaha dan Pelaku Usaha di KEK Pariwisata
    • 1. Definisi Badan Usaha
    • 2. Definisi Pelaku Usaha
  • Fasilitas Kepabeanan dan Cukai Lainnya
  • Kesimpulan

Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Pariwisata dirancang sebagai salah satu motor penggerak pertumbuhan ekonomi nasional, terutama di sektor pariwisata. Pemerintah memberikan berbagai insentif untuk mendukung pengembangan KEK ini, salah satunya adalah fasilitas Pajak Pertambahan Nilai (PPN) yang tidak dipungut atas impor barang konsumsi oleh badan usaha dan/atau pelaku usaha di KEK Pariwisata. Artikel ini akan mengupas secara rinci mengenai kriteria dan persyaratan yang harus dipenuhi untuk memperoleh fasilitas ini.

Dasar Hukum Fasilitas PPN Tidak Dipungut di KEK Pariwisata

1. Pengertian Barang Konsumsi

Merujuk pada Pasal 1 nomor 24a PMK 237/2010 yang telah diubah terakhir dengan PMK 33/2021, barang konsumsi yang dimaksud adalah barang atau bahan baku habis pakai yang digunakan oleh badan usaha dan/atau pelaku usaha jasa untuk kegiatan yang menghasilkan jasa di KEK. Barang-barang ini harus memenuhi kriteria tertentu untuk mendapatkan fasilitas PPN tidak dipungut.

2. Ketentuan Fasilitas PPN Tidak Dipungut

Menurut Pasal 22 PMK 237/2010 yang telah diubah terakhir dengan PMK 33/2021, PPN atau PPN dan PPnBM tidak dipungut atas impor barang konsumsi ke KEK Pariwisata oleh badan usaha dan/atau pelaku usaha. Hal ini memberikan keuntungan tersendiri bagi pelaku usaha di KEK Pariwisata dalam menekan biaya operasional dan meningkatkan daya saing.

Kriteria Barang Konsumsi yang Mendapatkan Fasilitas

1. Bahan Baku untuk Jasa di KEK Pariwisata

Kriteria pertama yang harus dipenuhi adalah barang konsumsi tersebut harus diperlukan oleh pelaku usaha di KEK Pariwisata sebagai bahan baku usaha untuk menghasilkan jasa. Barang-barang ini umumnya digunakan dalam kegiatan operasional seperti perhotelan, restoran, dan layanan pariwisata lainnya.

2. Penggunaan yang Relatif Singkat

Kriteria kedua adalah waktu penggunaan barang tersebut yang relatif singkat. Barang konsumsi yang mendapatkan fasilitas ini harus berupa barang yang akan habis atau kehilangan fungsinya setelah digunakan dalam proses produksi jasa di KEK. Contohnya, bahan makanan dan minuman yang disajikan di restoran atau hotel di dalam KEK.

3. Penggunaan di Dalam KEK

Kriteria ketiga adalah barang tersebut harus digunakan secara eksklusif di dalam KEK Pariwisata dan tidak boleh dialihkan untuk penggunaan di luar kawasan tersebut. Hal ini penting untuk memastikan bahwa fasilitas PPN tidak dipungut benar-benar dimanfaatkan sesuai dengan tujuan awal kebijakan ini.

Baca Juga: Fasilitas Kepabeanan di IKN Sesuai PMK 28 Tahun 2024

Badan Usaha dan Pelaku Usaha di KEK Pariwisata

1. Definisi Badan Usaha

Badan usaha yang dimaksud dalam peraturan ini adalah entitas yang menyelenggarakan kegiatan usaha di KEK Pariwisata. Mereka bertanggung jawab atas seluruh operasional dan pengembangan kawasan tersebut, termasuk pemenuhan persyaratan administratif untuk mendapatkan fasilitas PPN tidak dipungut.

2. Definisi Pelaku Usaha

Pelaku usaha yang beroperasi di KEK Pariwisata adalah pihak yang menjalankan kegiatan usaha di kawasan tersebut. Mereka bisa berupa perorangan, perusahaan, atau entitas lain yang terlibat langsung dalam memberikan layanan pariwisata di KEK.

Fasilitas Kepabeanan dan Cukai Lainnya

Selain fasilitas PPN tidak dipungut, pelaku usaha di KEK Pariwisata juga berhak mendapatkan fasilitas kepabeanan dan/atau cukai atas pemasukan barang modal dan/atau barang konsumsi bagi kegiatan tertentu. Fasilitas ini mencakup pembebasan bea masuk, cukai, serta pajak dalam rangka impor yang dapat memberikan manfaat tambahan bagi pengembangan usaha di KEK.

Kesimpulan

Pemberian fasilitas PPN tidak dipungut atas impor barang konsumsi di KEK Pariwisata merupakan kebijakan strategis. Kebijakan yang bertujuan untuk mendorong pertumbuhan sektor pariwisata di Indonesia. Dengan mematuhi kriteria dan persyaratan yang ditetapkan, badan usaha dan pelaku usaha di KEK Pariwisata dapat memanfaatkan fasilitas ini untuk meningkatkan efisiensi operasional dan daya saing mereka. Kebijakan ini, jika dikelola dengan baik, dapat memberikan dampak positif bagi perekonomian nasional melalui peningkatan investasi, penciptaan lapangan kerja, dan peningkatan daya tarik pariwisata Indonesia di mata dunia.

Untuk informasi tentang Bea Cukai Indonesia silahkan kunjungi website bea cukai disini.

Kumpulan konsultasi bea cukai disini.

Topik: KEK Pariwisata, PPN tidak dipungut, fasilitas pajak KEK, impor barang konsumsi, ekonomi pariwisata, insentif pajak, pengembangan KEK, pariwisata Indonesia, PMK 237/2010, PPN dan PPnBM, kebijakan fiskal KEK, fasilitas kepabeanan

Share this:

  • Share on Facebook (Opens in new window) Facebook
  • Share on WhatsApp (Opens in new window) WhatsApp
  • Share on Telegram (Opens in new window) Telegram
  • Share on X (Opens in new window) X
  • Share on Mastodon (Opens in new window) Mastodon
  • Email a link to a friend (Opens in new window) Email

Related posts:

  1. Perpanjangan Insentif PPnBM Ditanggung Pemerintah untuk Mobil Listrik CBU dan CKD
  2. Pemahaman Mendalam tentang Fasilitas PPN Tidak Dipungut di Kawasan Berikat
  3. Mitra Utama Kepabeanan (MITA) – Fasilitas Kepabeanan Khusus bagi Importir dan Eksportir
  4. Bagaimana Cara Importir Mendapatkan Fasilitas Kepabeanan?
  5. Fasilitas Kepabeanan Khusus untuk UMKM di Indonesia
💱 Kurs Pajak Minggu Ini
Memuat kurs…

Categories

Tags

Barang Ekspor barang impor barang kena cukai barang kiriman bea cukai bea masuk Cukai customs clearance djbc dokumen dokumen ekspor dokumen impor Ekspor Ekspor Impor HS Code imei Impor impor barang importir Indonesia indonesia customs Indonesian customs international trade jaminan kawasan berikat kawasan pabean KB kepabeanan pajak pajak impor pasar global pasar internasional Pembebasan bea masuk pengeluaran pengiriman barang perdagangan internasional PPN proses ekspor regulasi ekspor regulasi impor tarif bea masuk Tempat Penimbunan Berikat TPB tps Trade Compliance

Follow Us on

  • Facebook
  • X
  • Instagram
  • Telegram
  • Tumblr
  • LinkedIn

About Us

Customspedia

Customspedia.com adalah platform berbasis web yang berfokus pada informasi seputar Regulasi, Prosedur dan Praktik Bea Cukai Indonesia yang ditulis berdasarkan peraturan-peraturan yang berlaku di Indonesia.

Latest Articles

  • Cara Menghitung Bea Keluar CPO: Rumus, Tarif, dan Contoh Perhitungan

    Cara Menghitung Bea Keluar CPO: Rumus, Tarif, dan Contoh Perhitungan

  • Bea Keluar: Pengertian, Komoditas, Perhitungan, dan Prosedur Pembayaran

    Bea Keluar: Pengertian, Komoditas, Perhitungan, dan Prosedur Pembayaran

  • How to Classify HS Code in Indonesia: Step-by-Step Guide

    How to Classify HS Code in Indonesia: Step-by-Step Guide

Categories

  • Facebook
  • Instagram
  • X
  • Telegram
  • LinkedIn
  • Tumblr

Proudly Powered by Kayandira Studio.

Scroll to Top
Customspedia

Ensiklopedia Bea Cukai Indonesia

Kumpulan informasi mengenai Bea Cukai Indonesia yang ditulis berdasarkan peraturan-peraturan yang berlaku di Indonesia.

Navigasi

  • Pabean
  • Impor
  • Ekspor
  • Cukai
  • Fasilitas
  • Pajak
  • KUPAS
  • Download

Kalkulator

  • Kalkulator IMEI
  • Kalkulator Impor
  • Barang Kiriman
  • Barang Penumpang
  • Kalkulator Sounding
  • Kurs Pajak

Tentang

  • About Us
  • FAQ
  • Kontak
  • Artikel
  • English Articles
  • Bea Cukai Official
© 2026 Customspedia.com — Ensiklopedia Bea Cukai Indonesia. All rights reserved. Powered by Kayandira Studio